Daftar Lapangan Pekerjaan Chevron

– WELL SITE MANAGER (Ext-33/DC/EXP/CPI/SLO/2012) – S1 / D4 – All Engineering – Riau – 22/04/2012

– GEOPHYSICIST (Ext-152/ES/EXP/CPI/SLO/2012) – S1 / D4 – Geophysics – Riau – 22/04/2012

– EXPLORATION GEOLOGIST (Ext-153/ES/EXP/CPI/OU/2012) – S1 / D4 – Geology – Riau – 22/04/2012

– DEVELOPMENT GEOLOGIST (Ext-154/ES/EXP/CPI/SLO/2012) – S1 / D4 – Geology – Riau – 22/04/2012

– EARTH SCIENTIST GEOLOGIST (Ext-155/ES/EXP/CPI/HO/2012) – S1 / D4 – Geology – Riau – 22/04/2012

– EARTH SCIENTIST (Ext-128/ES/EXP/CPI/OU/2012) – S1 / D4 – Geology, Geophysics – Riau/East Kalimantan – 22/04/2012

– FACILITY ENGINEER (Ext-139/FE/EXP/CHEVRON-IBU/OU/2012) – S1 / D4 – Chemical Engineering, Civil Engineering, Electrical Engineering (Power), Electronic Engineering, Instrumentation, Mechanical Engineering, Physic Engineering – Riau/East Kalimantan – 22/04/2012

– CONSTRUCTION ENGINEER (Ext-156/FE/EXP/CPI/HO/2012) – S1 / D4 – Civil Engineering, Mechanical Engineering – Riau – 22/04/2012

– FACILITY ENGINEER – CIVIL [AIP] (Ext-157/FE/EXP/CPI/HO/2012) – S1 / D4 – Civil Engineering – Riau – 22/04/2012

– FACILITY ENGINEER – CIVIL [NDD] (Ext-158/FE/EXP/CPI/HO/2012) – S1 / D4 – Civil Engineering – Riau – 22/04/2012

– FACILITY ENGINEER – MECHANICAL (Ext-160/FE/EXP/CPI/HO/2012) – S1 / D4 – Mechanical Engineering – Riau – 22/04/2012

– FACILITY ENGINEER – MECHANICAL (Ext-161/FE/EXP/CPI/HCT/2012) – S1 / D4 – Electrical Engineering (Power), Instrumentation – Riau – 22/04/2012

– FACILITY ENGINEER – MECHANICAL PROJECT (Ext-162/FE/EXP/CPI/HO/2012) – S1 / D4 – Mechanical Engineering – Riau – 22/04/2012

– FACILITY ENGINEER ELECTRICAL (Ext-179/FE/EXP/CPI/HCT/2012) – S1 / D4 – Electrical Engineering (Power), Instrumentation – Riau – 22/04/2012

– FACILITY ENGINEER – RELIABILITY (Ext-186/FE/EXP/CPI/PG&T/2012) – S1 / D4 – Mechanical Engineering – Riau – 22/04/2012

– ELECTRICAL/POWER ENGINEER (Ext-187/FE/EXP/CPI/PG&T/2012) – S1 / D4 – Electrical Engineering (Power) – Riau – 22/04/2012

– FACILITY ENGINEER – ROTATING EQUIPMENT (Ext-188/FE/EXP/CICO/OU/2012) – S1 / D4 – Mechanical Engineering – East Kalimantan – 23/04/2012

– FACILITY ENGINEER PROJECT (Ext-189/FE/EXP/CICO/OU/2012) – S1 / D4 – Mechanical Engineering – East Kalimantan – 23/04/2012

– ENGINEER – FIELD PROCESS (Ext-190/FE/EXP/CICO/OU/2012) – S1 / D4 – Chemical Engineering – East Kalimantan – 23/04/2012

– ENGINEER – FIELD PROJECT (Ext-191/FE/EXP/CICO/OU/2012) – S1 / D4 – Mechanical Engineering – East Kalimantan – 23/04/2012

– CONSTRUCTION REPRESENTATIVE (Ext-172/FE/EXP/CHEVRON-IBU/HO/2011) – D3 – All Engineering – Duri – 22/04/2012

– GOVERNMENT RELATIONS SPECIALIST (Ext-134/PGPA/EXP/CPI/PGPA/2012) – S1 / D4 – Industrial Engineering, Sociology, Public Relation, Psychology, Law, Journalistic, International Relations, Human Resources Management, English Linguistic, Economic and Business Management, Communication, Business Administration, Anthropology, Social and Politic Science – Riau – 22/04/2012

– COMMUNICATIONS TEAM MANAGER (Ext-192/PGPA/EXP/CHEVRON-IBU/PGPA/2012) – S1 / D4 – All Engineering, Social and Politic Science, Sociology, Public Relation, Psychology, Journalistic, International Relations, Human Resources Management, English Linguistic, Communication, Chemistry, Business Administration, Anthropology, Law – Balikpapan – 30/04/2012

– HES SPECIALIST (Ext-132/HES/EXP/CPI/HCT/2012) – S1 / D4 – Chemical Engineering, Industrial Hygiene, Safety & Health Engineering, Petroleum Engineering, Mining Engineering, Mechanical Engineering, Industrial Engineering, Environmental Engineering, Electrical Engineering (Power), Civil Engineering, Safety & Occupational Health – Riau – 22/04/2012

– HES SAFETY SPECIALIST/ENGINEER (Ext-168/HES/EXP/CPI/HES/2012) – S1 / D4 – All Engineering – Riau/East Kalimantan – 22/04/2012

– HR SPECIALIST (Ext-169/HR/EXP/CICO/HR/2012) – S1 / D4 – Industrial Engineering, Business Administration, Human Resources Management, Law, Psychology – Jakarta – 29/04/2012

– OPH Medical Doctor (Ext-170/HR/EXP/CICO/HR/2012) – S1 / D4 – Medical Doctor – Jakarta – 29/04/2012

– LAND OFFICER (Ext-153/LAW/EXP/CPI/LAW/2011) – S1 / D4 – Environmental Engineering, Industrial Engineering, Communication, Forestry, Law, Public Relation, Social and Politic Science – Rumbai – 29/04/2012

– TECHNICIAN (Ext-174/OPS/EXP/CPI/SLO/2012) – D3 – Electrical Engineering (Power), Instrumentation, Mechanical Engineering – Riau – 22/04/2012

– PETROLEUM ENGINEER (Ext-23/PE/EXP/CPI/SLO/2012) – S1 / D4 – Chemical Engineering, Petroleum Engineering – Riau/East Kalimantan – 22/04/2012

– RESERVOIR SIMULATION ENGINEER (Ext-32/PE/EXP/CPI/SLO/2012) – S1 / D4 – Chemical Engineering, Petroleum Engineering – Riau – 22/04/2012

– RESERVOIR ENGINEER (Ext-176/PE/EXP/CPI/SLO/2012) – S1 / D4 – Chemical Engineering, Petroleum Engineering – Riau – 22/04/2012

 

Informasi lebih lanjut silahkan klik di sini

 

Ilmuan Mengirim Pesan Nirkabel Memakai Berkas Neutrino

Sekelompok ilmuan dipimpin para peneliti dari Universitas Rochester dan North Carolina State University untuk pertama kalinya mengirim pesan memakai berkas neutrino – partikel hampir tanpa massa dan bergerak dengan kecepatan nyaris secepat cahaya. Pesan dikirim menembus batu sepanjang 240 meter dan isinya adalah “Neutrino”.

“Memakai neutrino, akan mungkin berkomunikasi diantara dua titik di Bumi tanpa memakai satelit atau kabel,” kata Dan Stancil, profesor teknik listrik dan komputer dari NC State dan pengarang utama makalah penelitian. “Sistem komunikasi neutrino akan jauh lebih rumit dari sistem yang ada sekarang, namun memiliki manfaat strategik yang penting.”

Banyak yang telah berteori mengenai kemungkinan memakai neutrino untuk berkomunikasi karena ia punya sifat berharga: mereka dapat menembus apapun yang mereka jumpai. Bila teknologi ini dapat diterapkan dalam kapal selam, misalnya, maka mereka dapat berkomunikasi dalam jarak jauh di air, yang sulit dan bahkan hampir tidak mungkin dicapai oleh teknologi sekarang. Dan jika kita ingin berkomunikasi dengan sesuatu di luar angkasa yang berada di sisi belakang bulan atau planet, pesan kita dapat bergerak lurus menembusnya tanpa terhambat.

“Tentu saja, teknologi kita masa kini membutuhkan sejumlah besar peralatan teknologi tinggi untuk berkomunikasi memakai neutrino, jadi saat ini ia masih belum praktis,” kata Kevin McFarland, seorang profesor fisika Universitas Rochester yang terlibat dalam eksperimen. “Namun langkah pertama dalam suatu saat memakai neutrino untuk berkomunikasi secara praktis telah didemonstrasikan memakai teknologi masa kini.”

Tim ilmuan yang menunjukkan kalau hal ini mungkin melakukan tes mereka di Fermi National Accelerator Lab (atau Fermilab, singkatnya), di luar kota Chicago. Kelompok ini menjelaskan temuannya dalam jurnal Modern Physics Letters A.

Di Fermilab, para peneliti memiliki akses pada dua komponen penting. Pertama adalah salah satu pemercepat partikel terkuat di dunia, yang menciptakan berkas neutron intensitas tinggi dengan mempercepat proton mengitari jalur lingkaran sepanjang 4 km lalu menabrakkan mereka dengan target karbon. Kedua adalah detektor multi-ton bernama MINERvA, berada di gua 100 meter di bawah tanah.

Fakta kalau setup penting demikian dibutuhkan untuk berkomunikasi memakai neutrino berarti masih banyak pekerjaan dibutuhkan sebelum teknologi ini dapat diterapkan dalam bentuk siap pakai.

Uji komunikasi dilakukan dalam periode dua jam ketika akselerator berjalan pada separuh intensitas penuhnya karena jadwal downtime. Data interaksi MINERvA reguler dikumpulkan di saat yang sama dengan uji komunikasi dilakukan.

Di masa kini, sebagian besar komunikasi dilakukan dengan mengirim dan menerima gelombang elektromagnetik. Itulah bagaimana radio, ponsel, dan televisi bekerja. Namun gelombang elektromagnet tidak dapat menembus sebagian besar materi. Mereka terblokir oleh air dan gunung serta banyak jenis cairan dan zat padat. Neutrino, di sisi lain, terus menembus planet tanpa terserap. Karena muatan listrik yang netral dan massanya hampir tidak ada, neutrino tidak dipengaruhi oleh medan magnet dan tidak pula dipengaruhi kuat oleh gravitasi, jadi mereka bebas hambatan dalam bergerak.

Pesan yang dikirim para ilmuan memakai neutrino diterjemahkan kedalam kode biner. Dengan kata lain, kata “neutrino” disajikan oleh seretan 1 dan 0, dengan 1 berarti sekelompok neutrino ditembakkan dan 0 berarti tidak ada neutrino ditembakkan. Neutrino ditembakkan dalam kelompok besar karena mereka begitu susah ditangkap bahkan dengan detektor multi-ton, hanya sekitar satu dari sepuluh miliar neutrino yang terdeteksi. Setelah neutrino terdeteksi, sebuah komputer di ujung lain menterjemahkan kode biner kembali ke bahasa Inggris, dan kata “neutrino” berhasil diterima.

“Neutrino merupakan alat mengagumkan untuk membantu kita mempelajari cara kerja inti atom dan alam semesta,” kata Deborah Harris, manajer proyek Minerva, “namun komunikasi neutrino masih jauh dari mungkin dan seefektif komunikasi elektromagnetik.”

Minerva adalah kolaborasi fisikawan nuklir dan partikel dari 21 lembaga yang mempelajari perilaku neutrino memakai sebuah detektor yang berada di Fermi National Accelerator Laboratory dekat Chicago. Ini pertama kalinya eksperimen neutrino di dunia memakai berkas intensitas tinggi untuk mempelajari reaksi neutrino dengan inti dari lima bahan target berbeda, menciptakan interaksi perbandingan langsung. Hal ini akan membantu memperoleh gambaran lengkap neutrino dan memungkinkan data lebih jelas ditafsirkan dalam eksperimen masa kini dan akan datang.

Sumber berita: University of Rochester

Referensi Jurnal : DEMONSTRATION OF COMMUNICATION USING NEUTRINOS, D. D. Stancil et. al, Mod. Phys. Lett. A 27 (2012) 1250077

Sumber : FaktaIlmiah.com, 22 Maret 2012

Lapangan Kerja Geofisika

Geofisika adalah ilmu yang mempelajari tentang bumi dengan pendekatan teori-teori fisika. Geofisika yang merupakan bagian dari ilmu kebumian sebenarnya sudah diperkenalkan kepada pelajar SMP dan SMU melalui mata pelajaran geografi. Geofisika berbeda dengan geologi dan juga berbeda dengan geografi, geologi lebih mendalami bumi beserta isinya dengan metoda observasi dan pengamatan langsung sedangkan geografi cangkupannya lebih luas yaitu mengenai bumi beserta lapisan-lapisannya dan kaitannya dengan human dan ilmu sosial. Sedangkan Geofisika lebih khusus mempelajari gejala-gejala kebumian berdasarkan pendekatan sain khususnya ilmu fisika.

 

Ilmu Geofisika sepertinya kurang diminati oleh para pelajar SMU yang mau meneruskan studinya ke jenjang perkuliahan. Hal ini dapat terlihat dari ketidaktahuan masyarakat dalam hal ini pelajar terhadap geofisika. Banyak pelajar yang tidak mengetahui apa itu geofisika. Mereka lebih berminat kepada ilmu-ilmu yang lain seperti MIPA (Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam), Teknik Sipil, Teknik Industri, Teknik Informatika, dan lain-lain. Rasanya jarang sekali pelajar yang menjadikan Teknik Geofisika sebagai pilihan pertama mereka untuk tujuan melanjutkan studi. Hal ini dikarenakan oleh kurangnya ilmu geofisika diterapkan pada sekolah umum dan jarang terekspos ke media massa.

 

Padahal prospek kerja sebagai Geophysicist (sebutan untuk para ahli geofisika) sangatlah cerah. Tidak ada satu orang pun Geophysicist yang sulit mendapatkan pekerjaan di tengah banyaknya pengangguran sarjana. Hal ini dikarenakan sangat dibutuhkannya tenaga geofisika dalam dunia pekerjaan khususnya bidang migas. Apalagi melihat persediaan minyak dunia yang semakin terbatas mengakibatkan geophysicist sangat dibutuhkan untuk mencari sumber minyak baru. Walaupun Lulusan Geophysicist mempunyai IP rendah, ia masih dapat dengan mudah mendapatkan pekerjaan.

 

Seharusnya pemerintah dalam hal ini Pertamina sebagai perusahaan milik negara yang banyak menyerap geophysicist melakukan sosialisasi mengenai ilmu geofisika kepada para pelajar SMU atau SMP di Indonesia Sehingga para pelajar akan lebih mengetahui tentang geofisika, prospek kerja dan hal-hal yang berkaitan dengan geofisika. Selain itu hal ini mungkin dapat menekan jumlah pengangguran di Indonesia yang jumlahnya semakin banyak mengingat prospek kerja geofisika yang sangat tinggi. Ruang lingkup pekerjaan yang sudah terhampar didepan para geophysicist tidak hanya di lingkup nasional bahkan terbesar ada di lingkup internasional. Di salah satu media luar perusahaan minyak asal argentina, amerika, arab saudi, kuwait dll menyatakan kesukaan nya terhadap tenaga ahli geofisika dari asia (termasuk indonesia,india, philipina). Sebagai gambaran gaji seorang Geophysicist yang bekerja di perusahaan minyak untuk di onshore (darat) mencapai 5-10 ribu usd sedangkan untuk di offshore (lepas pantai) mencapai 15-20 ribu usd take home pay ( gaji pokok yang murni diterima, sedangkan masalah rumah dan kebutuhan kehidupan sehari-hari sudah dicukupi oleh perusahaan dengan standart hotel bintang lima).

 

Ranah kerja geofisika eksplorasi ada tiga bagian, yaitu:

 

1. Akuisisi Data

Pada bagian ini, seorang geophysicist akan bekerja di lapangan untuk mengambil data. Jadi, skill sebagai field geophysicist sangat dibutuhkan di sini. Karena harus mengatur banyak sekali orang, untuk melakukan survey dalam skala besar seperti survey dengan metode seismik refleksi. Bagian ini cocok untuk orang yang ngga suka kerja di kantor, orang yang dinamis, dan kurang suka matematika/fisika. Kemampuan mengatur tim dan mengoperasikan alat saja yang dibutuhkan.

 

2. Data Processing

Pada bagian ini, seorang geophysicist sangat dibutuhkan untuk mengolah data mentah hasil akuisisi, menjadi data yang bisa diinterpretasikan. Bagian ini cocok untuk orang yang suka kerja di kantor, di temani software canggih, sekaligus supercomputer dengan monitor yang banyak. Sekaligus orang yang suka matematika dan fisika. Ruang kerjanya dingin, tidak seperti akuisisi.

 

3. Data Interpretation

Pada bagian ini, seorang geophysicist harus menterjemahkan data hasil processing. Data tersebut harus diterjemahkan ke dalam bahasa geologi. Sehingga dapat diketahui apa yang dikandung di dalam bumi sana. Ini cocok untuk geophysicist yang suka dengan geologi.

 

 

http://mochijar.wordpress.com/2009/01/20/geofisika-ilmu-kebumian-yang-lagi-naik-daun/

Nyamuk ??

        Nyamuk dilengkapi dengan penerima panas yang sangat peka. Mereka mengindra segala sesuatu di sekitar mereka dalam berbagai warna menurut panasnya. Karena pengindraannya tidak bergantung pada cahaya, nyamuk sangat mudah menentukan letak pembuluh darah dalam ruangan yang gelap sekalipun. Penerima panas pada nyamuk cukup peka untuk mendeteksi perbedaan suhu hingga sekecil 1/1000 C.

       Teknik nyamuk untuk mengisap darah ini bergantung pada sistem kompleks yang mengatur kerja sama antara berbagai struktur yang sangat terperinci.

      Setelah mendarat pada sasaran, mula-mula nyamuk mendeteksi sebuah titik dengan bibir pada belalainya. Sengat nyamuk yang mirip alat suntik ini dilindungi bungkus khusus yang membuka selama proses pengisapan darah.

      Tidak seperti anggapan orang, nyamuk tidak menusuk kulit dengan cara menghunjamkan belalainya dengan tekanan. Di sini, tugas utama dilakukan oleh rahang atas yang setajam pisau dan rahang bawah yang memiliki gigi yang membengkok ke belakang. Nyamuk menggerakkan rahang bawah maju-mundur seperti gergaji dan mengiris kulit dengan bantuan rahang atas. Ketika sengat diselipkan melalui irisan pada kulit ini dan mencapai pembuluh darah, proses pengeboran berakhir. Sekarang waktunya nyamuk mengisap darah.

      Namun, sebagaimana kita ketahui, luka seringan apa pun pada pembuluh darah akan menyebabkan tubuh manusia mengeluarkan enzim yang membekukan darah dan menghentikan kebocoran. Enzim ini tentunya menjadi masalah bagi nyamuk, sebab tubuh manusia juga akan segera bereaksi membekukan darah pada lubang yang dibuat nyamuk dan menutup luka tersebut. Artinya, nyamuk tidak akan bisa mengisap darah lagi.

     Akan tetapi, masalah ini dapat diatasi. Sebelum mulai mengisap darah, ia menyuntikkan cairan khusus dari tubuhnya ke dalam irisan yang telah terbuka. Cairan ini menetralkan enzim pembeku darah. Maka, nyamuk dapat mengisap darah yang ia butuhkan tanpa terjadi pembekuan darah. Rasa gatal dan bengkak pada titik yang digigit nyamuk diakibatkan oleh cairan pencegah pembekuan darah ini.

 Ini tentulah sebuah proses yang luar biasa dan memunculkan pertanyaan-pertanyaan berikut:

1. Bagaimana nyamuk tahu dalam tubuh manusia ada enzim pembeku?

2. Untuk memproduksi cairan penetral enzim tersebut, nyamuk perlu mengetahui struktur kimianya. Bagaimana ini bisa terjadi?

3. Andaipun entah bagaimana nyamuk mendapatkan pengetahuan itu (!), bagaimana ia memproduksi cairan tersebut dalam tubuhnya sendiri dan membuat “rantai teknis” yang dibutuhkan untuk mentransfer cairan tersebut ke belalainya?Jawaban semua pertanyaan ini telah jelas: tidak mungkin nyamuk bisa melakukan semua hal di atas. Ia tidak pula memiliki akal, ilmu kimia, ataupun lingkungan “laboratorium” yang diperlukan untuk memproduksi cairan tersebut. Yang kita bicarakan adalah seekor nyamuk yang hanya beberapa milimeter panjangnya, tanpa akal ataupun kecerdasan, itu saja!

        Jelaslah bahwa Allah, Tuhan dari langit dan bumi dan segala sesuatu yang ada di dalamnya, telah menciptakan nyamuk dan manusia, dan memberikan kemampuan-kemampuan luar biasa dan menakjubkan tersebut kepada nyamuk.

“Segala sesuatu yang ada di langit dan bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahabesar, Maha Bijaksana. Kekuasaan dari langit dan bumi adalah miliknya. Ia memberikan hidup dan menjadikan mati. Ia memiliki kekuasaan atas segala sesuatu.” (QS. Al Hadid: 1-2)

source JAGAD MISTERI: EMPAT BINATANG YANG DISEBUTKAN DALAM AL QURAN

Terapi Elektromagnetik

Kehidupan berkembang dibawah pengaruh medan magnetik bumi. Meskipun medan magnetik ini relatif kecil, tetapi berperan dalam berbagai fungsi tubuh. Tubuh manusia merupakan struktur yang unik, terdiri atas sel-sel yang merupakan suatu massa protoplama yang mengandung nukleus. Protoplasma atau sitoplama adalah komponen kimia komplek penyusun utama sel daripada nukleus. Tiap-tiap sel manusia merupakan bagian kecil dari komponen magnetik dan komponen tersebut melewati semua organ. Organ-organ tersusun atas sel dan jaringan. Cairan tubuh mengandung berbagai macam ion seperti Potassium (K+), Klorida (Cl), Phosphor (PO4) d, Sodium (NA+) dan sebagainya.

Ion terdiri atas atom atau radikal. Pada elektrolisis, ion memiliki kecenderungan untuk melewati dari satu polaritas ke polaritas lainnya. Ion merupakan konduktor dan arus listrik melalui ion-ion tersebut dikelilingi oleh medan magnetik disekitarnya10. Semua jaringan dan sistem syaraf dalam tubuh di atur oleh medan magnetik dalam tubuh.

Medan elektromagnetik ini merupakan prinsip dasar dari terapi magnetik. Medan magnetik ini cenderung fluktuatif, organ otak memancarkan medan magnet maksimum 3,00,000 kilo-gauss pada saat seseorang tidur. Pada waktu normal nilai medan magnetnya berbeda. Jadi nilai rata-rata dari medan magnet tiap organ tubuh berbeda. Jika ada organ yang mengandung penyakit, dengan seketika medan magnetisnya terganggu. Nilai yang baik adalah medan magnet dapat menginduksi kearah nilai normal pada organ-organ. Ini merupakan esensi dari terapi magnetik.

Terapi magnetik mempunyai efek baik terhadap sel, jaringan dan syaraf ketika diaplikasikan ke bagian yang terpengaruh dan menyebabkan nyeri, kekakuan, kesakitan atau bengkak. Terapi magnetik membuat peningkatan sirkulasi.

Secara teori, penerapan arus listrik yang tepat melalui kawat langsung atau secara tidak langsung melalui induksi medan magnet dapat berpengaruh pada jaringan. Sebagian besar penelitian penerarapan terapi medan magnetik pada manusia dalam kedokteran adalah dalam terapi untuk fraktur. Meskipun mekanismenya belum diketahui, beberapa penelitian melaporkan bahwa medan listrik yang dihasilkan oleh tmedan elektromagnetik bergetar menstimulasi proses biologi osteogenesis dan penyatuan segmen tulang. Bentuk terapi ini diterapkan pada terapi fraktur delayed dan non union pada manusia di Amerika oleh United States Food and Drug Administration. Keefektifan terapi ini didukung oleh sedikitnya dua penelitian double blind.